Bulan Dzulqaidah merupakan bulan ke-11 dalam kalender Islam, yang mana bulan ini menjadi salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan oleh Allah. Di bulan ini, haram hukumnya untuk berbuat maksiat, kerusakan, dan pembunuhan.

Bulan Dzulqaidah juga disebut dengan Al-Qadah atau Al-Qidah, dinamakan demikian karena masyarakat Arab harus diam di tempat, tidak mengadakan peperangan, dan tidak bepergian pada bulan ini. Bulan ini juga menjadi salah satu bulan mulia yang memiliki banyak keistimewaan dan keutamaan.

Keutamaan Bulan Dzulqaidah

  1. Amalan Dilipatgandakan

Bulan Dzulqaidah adalah bulan haram yaitu bulan yang dijadikan oleh Allah sebagai bulan yang suci dan diagungkan kehormatannya. Di bulan ini, setiap amalan-amalan baik yang kita lakukan akan dilipatgandakan nilai pahalanya dan begitu juga sebaliknya untuk amalan-amalan buruk akan dilipatgandakan nilai dosanya.

Untuk itu, di bulan ini marilah kita perbanyak melakukan amalan kebaikan seperti shalat sunnah, puasa sunnah, membantu sesama, dan lainnya.

  1. Bulan Haji

Bulan ini merupakan bulan yang baik untuk naik haji, karena pada dasarnya termasuk ke dalam salah satu bulan haji (asyhrul hajj) yang dimuliakan oleh Allah SWT.

  1. Tidak Boleh Berperang

Pemuliaan dan larangan berperang pada bulan ini berkaitan dengan dua bulan setelahnya yaitu Dzulhijjah dan Muharram. Mengapa perang diharamkan di bulan ini, karena agar mereka yang berada di luar kota Makkah dan akan berangkat haji terjamin keamanan perjalanannya hingga sampai di kota suci.

Peperangan juga diharamkan di bulan Dzulhijjah karena merupakan bulan dilakukannya ibadah haji. Dan diharamkannya peperangan di bulan Muharram karena agar umat Islam yang telah selesai melaksanakan ibadah haji bisa kembali ke negaranya dengan aman dan selamat seperti mereka awal berangkat.

Baca Juga: Dukung Pelestarian Mangrove Indonesia, 180 Pelari Ikuti Green Heroes Run 2023

5 Amalan yang Diganjar Pahala Berlipat oleh Allah SWT di Bulan Dzulqaidah

  1. Puasa Sunnah

Pada bulan ini dianjurkan bagi semua umat muslim untuk melakukan puasa sunnah, karena memiliki nilai lebih dibandingkan dengan puasa-puasa sunnah yang dilakukan di bulan lain. Sebagaimana yang diungkapkan oleh imam As-Syarwani:

“Bulan yang paling utama untuk berpuasa setelah bulan Ramadhan adalah Al-Asyhur al-Ḥurum. Dan, yang paling utama dari keempatnya adalah bulan Muharram, Rajab, Dzulhijjah, kemudian Dzulqa’dah.

  1. Bersedekah

Dzulqaidah

Bersedekah

Bersedekah memang bisa dilakukan kapan saja, namun ada beberapa waktu utama bersedekah yang pahalanya dilipatgandakan di antaranya yaitu di Bulan Ramadhan, Dzulhijjah, Muharram dan Dzulqaidah.

Teman Peduli bisa bersedekah melalui platform donasi online Ayobantu dengan mudah. Kamu bisa memilih kemana sedekah kamu ingin disalurkan, entah itu untuk membantu orang yang sedang sakit, membantu pendidikan, lingkungan, sedekah untuk pembangunan rumah ibadah, dan lain-lain

  1. Melaksanakan Haji dan Umrah

Dzulqaidah

Melaksanakan Haji dan Umrah

Bulan Dzulqaidah merupakan salah satu bulan haji. Di bulan-bulan haji ini, Allah memerintahkan bagi hamba-Nya yang mampu untuk melakukan haji besar maupun haji kecil (umroh).

  1. Shalat Berjamaah

Dzulqaidah

Shalat Berjamaah

Di bulan ini umat Islam dianjurkan istiqomah dalam menjalankan sholat berjamaah, terutama sholat subuh.

Selain disaksikan oleh malaikat juga akan diganjar dengan nilai pahala yang berlipat ganda.

  1. Perbanyak Dzikir & Berdo’a

Dzulqaidah

Perbanyak Dzikir & Berdo’a

Karena di bulan ini penuh dengan kemuliaan, maka perbanyaklah lantunkan dzikir dan berdo’a. Di setiap lafadz dzikir dan do’a yang kita ucapkan akan mengalir pahala di setiap hurufnya. Tak hanya itu, dengan dzikir dan berdo’a akan menyelamatkan kita dari marabahaya.

Baca Juga: Berkah 60 Hut Bank Jateng Bersama Ayobantu